Friday, October 11, 2013

Cerita Hati: Ini Cinta Pertama - Bernard Batubara, dkk




                                              Judul:        Cerita Hati Ini Cinta Pertama
                                              Penulis:     Bernard Batubara, dkk
                                              Penerbit:   Bukuné
                                              Terbit:       November 2012
                                              Halaman:  298
                                              Genre:      Fiksi
                                              ISBN:       602-220-080-6


Cinta pertama hanya datang satu kali. Ketika kau tak bisa menangkapnya, kau akan kehilangan. Tapi, kau akan selalu tahu, Ia akan selalu ada di hati – selamanya. Seperti kata banyak orang, cinta pertama punya cerita tersendiri. Kisah indah yang tak akan pernah lekang oleh waktu.

Seperti halnya buku ini, berisi kumpulan cerita [cinta pertama] hasil karya dari 17 penulis - 17 cerita cinta pertama yang ditulis dari hati. Sayap Kupu-kupu (Kireina Enno), Bianglala (Dedek Fidelis Sinabutar), Satu Kilometer (Suci Nurkhasanah), Tulang Rusuk Susu (Indra Widjaya), First Love in The Eyes (Prince Damo Rejeb), Dear My First Love (Fitrah Amalia), Jebakan Cinta Pertama (Erditya Arfah), Kupu-kupu Terakhir (Sulfiza Ariska), Sembilan Hari Denganmu (Khyarina), Delapan Belas (Dian Purnama), Kau yang Datang Bersama Hujan (Chika Rei), Partikel “Titik” Itu (Nabilla Chafa), Cinta Pertama (Dannie Faizal), Lewat Surat Ini Aku Bercerita (Khoirunnisa Zukhrufiddin), Lupa Melupakan, Rindu Dirindukan (Andhika Citra Handayani), Di Dalam Mata Dilla (Bernard Batubara) dan Memoar Alhadid Yunara (Risa Saraswati). 

Kali ini cuma akan mencoba menulis rangkuman dari beberapa cerita saja, klo dituliskan semuanya disini postingan ini bakalan jadi postingan panjaaang banget, jadi klo entar emang penasaran silahkan cari bukunya sendiri aja yaah ;)

-------- 

Kisah cinta pertama milik Dedek Fidelis Sinabutar, berikisah tentang Bianglala. Menurut Dedek, mencintai itu ibarat sepasang kekasih yang mengantre untuk menaiki bianglala. Saat kosongnya tepat berada di giliran kita, yang perlu diperhatikan adalah masing-masing diantara kita harus menggenggam tangan salah seorang yang lain, memastikan keduanya siap berada di dalam yang sama, tanpa ada keraguan. Tanpa ada orang ketiga di dalamnya selama bianglala berputar. Sehingga selama menaiki bianglala, kita dapat merasakan hal sama bersama-sama. Cinta pertama itu sama dengan pengalaman pertama menaiki bianglala.

Hal ini dirasakan Dedek ketika dirinya kelas 3 SMP, tepatnya di sebuah pasar malam di kotanya.Dedek saat itu sedang mengantri giliran untuk naik ke bianglala, seorang gadis menanyakan kesediaan Dedek untuk menemaninya naik bianglala karena si gadis tersebut takut dengan ketinggian. Dedek pun menyetujui tawaran tersebut. Setelah turun dari bianglala itu mereka berkenalan, saat itu juga Dedek tahu nama gadis itu adalah Alena Triani. Menurut gadis itu mereka seumuran, tapi Dedek berpendapat lain bahwa gadis itu lebih penakut daripada umurnya yang sebenarnya. Meskipun demikian, mereka berjanji untuk bertemu kembali Sabtu malam berikutnya. 

Sabtu malam kedua pun datang dan begitupula Sabtu malam ketiga. Di pertemuan ketiga inilah mereka baru bercerita banyak, bahwa Alena dan Dedek bersekolah di SMP yang sama bahkan mereka tiga tahun telah sekelas namun tidak saling mengenal! Di malam itu juga Alena pamit ke Dedek, bahwa dirinya harus pindah ke Medan karena orang tua Alena pindah tugas di kota tersebut. Meskipun Dedek sadar bahwa dia telah jatuh hati pada Alena, tetapi dia tidak cukup berani untuk mengatakan perasaannya. Kenyataannya Alena turun dari boks bianglala terlebih dahulu dan Dedek membiarkannya pergi begitu saja. 

***** 

Satu Kilometer karya Suci Nurkhasanah, kisahnya dengan Galih yang berjalan kaki menyebrangi sungai dekat sekolahnya karena Jembatan Pabelan hanya seusai banjir lahar dingin.Sudah sebulan Suci dan Galih berjalan kaki bersama dan Suci sangat menikmatinya.Hingga suatu hari, jembatan itu pun bagus kembali. Maka aktivitas berjalan kaki sepanjang satu kilometer pun tidak dilakoni oleh Galih maupun Suci lagi. Namun Suci merasa berat hati untuk menerima kenyataan ini, karena dengan begitu kesempatan untuk berjalan kaki bersama Galih tidak akan ada lagi.

Galih adalah lelaki yang baik, keren, pintar namun sayangnya Galih bukan orang yang peka, dia tidak pernah menyadari sikap dan perhatian Suci.Jalan satu kilometer itu telah membuat Suci jatuh cinta.Satu kilometer, jarak yang dekat jika ditempuh dengan berjalan kaki.Namun satu kilometer menjadi beribu-ribu kilometer karena...cinta.

*****

Lain halnya kisah cinta pertama dari Khyarina, Sembilan Hari Denganmu.Khyarina (Rina) menjadi korban bencana tsunami Aceh di akhir Desember 2004 yang lalu.Dia dan keluarganya tak punya apa-apa lagi selain baju yang melekat di badan.Beruntung dia masih punya Paman di Jakarta yang datang menjemput dia dan keluarganya untuk ikut ke Jakarta. Disanalah mereka melanjutkan kehidupan dengan baik.Paman dan Tantenya menyarankannya untuk lanjut sekolah, mengingat saat itu Khyarina sudah duduk di bangku kelas 3 SMA, sangat disayangkan jika terpaksa harus putus sekolah.

Sayangnya Rina bersekolah di SMA Jakarta sangat singkat, hanya 9 hari saja. Namun dalam waktu 9 hari itu Rina menemukan sosok cinta pertamanya pada seorang cowok yang di sebutnya Pak De. Meskipun di hari pertama Pak De ini sangat menyebalkan di depannya tetapi ternyata Rina malah jatuh cinta karena ternyata diam-diam Pak De selalu membela dan memperhatikannya, tidak hanya itu Pak De selalu berada di sampingnya, bersebelahan duduk dan sekelompok praktikum. Diam-diam Rina pun mulai menyimpan rasa kepada Pak De, terlebih lagi di hari ketujuh Pak De menanyakan tentang Masjid-masjid di Banda Aceh. Rina sangat senang mendengar orang yang dikaguminya itu adalah seorang yang mencintai agamanya.

Di hari kedelapan, Rina harus berpamitan kepada teman-temannya karena sekolah di kampung halamannya sudah direnovasi dan guru-guru disana menginstruksikan para siswa-siswa untuk kembali bersekolah di sana. Di hari itu teman-temannya mengajak untuk berfoto bersama sebagai kenang-kenangan dan menjelang jam pulang sekolah mereka member sebuah rok putih yang penuh dengan coret-coretan yang berisi pesan-pesan kepada Rina. “Rin, lo harus bangun Aceh lagi. Ntar kalo gue datang ke sana, Aceh udah harus bagus lagi, oke”. Itu adalah pesan dari Pak De yang membuat Rina terus tersenyum membacanya. 

Di hari kesembilan, Rina sudah siap untuk kembali ke Aceh. Dia menyempatkan mampir ke sekolahnya sebentar, sekalian pamit ke para guru dan kepala sekolah. Tak disangka, orang yang dikagum-kagumi dating menghampiri. “Rin, emm… gue minta maaf ya, kalo selama ini ada sikap gue dan teman-teman gue yang bikin perasaan lo ga enak” ucapnya lembut. Dan Rina hanya berkata “Ga apa-apa, De. Makasih ya…” Dan berakhirlah hari-hari indah Rina bersama Pak De. 

Karena cinta pertama yang terpendam inilah yang menjadikan Rina menutup hatinya hingga empat tahun, berharap Pak De akan berkunjung ke kotanya seperti janji yang dituliskannya di rok putih yang sudah mulai kusam. Sejak kembali ke Aceh, dia tidak pernah lagi berkomunikasi dengan Pak De. Hingga suatu hari, Rina menemukan situs jejaring sosial Pak De dengan status “bertunangan”. 

****** 

Kau yang Datang Bersama Hujan cerita cinta pertama Chika Rei. Cerita cinta pertama Chika bermula ketika orientasi kampusnya. Orientasi identik dengan setelan aneh dilengkapi dengan atribut menggelikan. Mulai dari kalung permen dan cokelat, hingga rumbai-rumbai yang tampak di tangan serta leher mereka. Di saat itulah dia bertemu dengan sosok cinta pertamanya, Pangeran Bergitar. Seorang basis berbadan kurus tinggi, dengan rambut sedikit ikal yang dibalut topi rajutan berwarna hitam. Pangeran Bergitar dan bandnya ini juga yang telah menjadi penolong Chika ketika dirinya dihukum oleh senior karena dianggap melanggar dan salah memakai pakaian. Mereka menyanyikan lagu Hujan dari Utopia.

Chika sama sekali tak tahu identitas sang Pangeran Bergitar, nama, tempat tinggal, kampus, atau apa nama Facebooknya. Yang bisa dilakukan Chika hanyalah menatap hujan sambil diiringi lagu yang dibawakan oleh sang Pangeran Bergitar saat orientasi mahasiswa beberapa hari lalu. Sambil berdoa agar Tuhan mempertemukan mereka kembali. Doa Chika pun terkabul, dia kembali bertemu dengan sang Pangeran Bergitar di suatu pagi dengan diiringi hujan. Sebuah pertemuan yang tak pernah diduganya. Rain Bima Sakti, suatu kebetulan nama sang pangeran mempunyai arti ‘hujan’, seperti Chika yang mencintai hujan. Gerimis dan hujan yang membuatnya makin mencintai sang pangeran. Cinta Chika tidak bertepuk sebelah tangan. Tanpa sepengetahuan Chika, ternyata sejak orientasi itu Rain juga mencari tahu tentang Chika. Ini diungkapkan Rain pada suatu hari di beranda rumah Chika. 

*****

Aahh cinta pertama memang penuh warna, ada yang rela untuk menyimpannya di dalam hati, berakhir kecewa tapi tak sedikit juga yang berakhir indah. Cinta pertama punya banyak cerita, kisah yang tak kan terlupa. Total ada 17 kisah yang terangkum di dalam buku ini, masing-masing kisah punya cerita indah. Ada yang menyimpan perasaannya untuk dirinya sendiri dan tak berani mengungkapkan ke pujaan hati meskipun mereka telah dekat. Ada pula yang rela melepas begitu saja cintanya, lain kisah lagi ada yang sempat jadian tetapi karena merasa bosan dan kemudian mencari idaman lain dan terus mempertahankan orang baru itu dan mengakhiri hubungan kisah cinta pertamanya.

Ada yang menganggap cinta itu seperti menaiki bianglala. Ada pula yang menganggap bahwa cinta itu seperti kupu-kupu bahkan ada cerita juga tentang tulang rusuk susu - bahwa tulang rusuk memiliki pasangannya masing-masing, tetapi cinta pertama yang dirasakannya sewaktu masih di bangku sekolah dasar seperti tulang rusuk susu: melekat erat tapi hanya sementara. Aahh sekali lagi, cinta pertama itu indah penuh warna. Nah, bagaimana cerita cinta pertamumu? Penasaran dengan ceritanya? Ayo dong, segera cari bukunya. 

#####

3 comments:

  1. wahh ada yg review cerita hati :D

    makasih diahh :D

    ReplyDelete
  2. Wahh, ada yang bersedia me-review Satu Kilometer. :') #terharu
    Terima kasih banyak Diah... :D

    ReplyDelete
  3. boleh mnta foto sampul belakang buku ini? #kalo ada.,

    ReplyDelete